JustPaste.it

YADA WANGKAWA: JENTLE House’s My Sophomore Year

 ️️

LIVE: READ HERE.

 ️️

_________________________________________

 ️️

Barisan peragawan dan peragawati yang bertugas memperagakan busana di sesi 𝙔𝙤𝙪 𝘼𝙡𝙡 𝙂𝙤𝙩 𝘾𝙧𝙤𝙬𝙣 lamat-lamat menarik langkah. Satu per satu dari mereka menjejak arena, meninggalkan Yada sebagai penutupnya.
 ️️
“Go!” Pada menit-menit terakhir sesi, seorang kru acara melayangkan dua kata sebagai aba-aba. Lantas, mengayunlah dua tungkai jenjang si putra sulung dari sisi kiri landasan pacu.
 ️️
[ Gambar: STAGE ]
 ️️
Tampak jelas para hadirin masih setia unjuk presensi. Kilatan kamera jua tak jarang ia dapati dari dua sisi. Namun, atensi tetap lurus ke depan bak enggan berhenti unjuk diri.
 ️️
Langkah membawa tubuh tegapnya menyusuri arena. Dentum lagu 𝘈 𝘕𝘪𝘨𝘩𝘵 𝘵𝘰 𝘙𝘦𝘮𝘦𝘮𝘣𝘦𝘳 yang tengah dibawakan oleh Galen dan Ayaka tak lupa mengiringi aksi si tuan dengan sempurna.
 ️️
[ Video: WALK BEFORE POSE ]
 ️️
Pada kesempatan ini, Yada mempresentasikan busana karya Andrea G. Kangean (@diarembulan) dan Marcella C. Huang (@marshagouw) bertajuk 𝙃𝙞𝙜𝙝 𝙎𝙘𝙝𝙤𝙤𝙡 𝙋𝙧𝙤𝙢 𝙆𝙞𝙣𝙜 𝙒𝙖𝙣𝙣𝙖 𝘽𝙚.
 ️️
[ Gambar: OUTFIT MOOD-BOARD ]
 ️️
Busana ini merepresentasikan seorang siswa tahun kedua yang baru saja dinobatkan sebagai 𝘗𝘳𝘰𝘮 𝘒𝘪𝘯𝘨 di masa terbaiknya. Tak heran apabila pakaian yang ia kenakan tampak mewah nan berkilap.
 ️️
𝗦𝘁𝗿𝗶𝗽𝗲𝘀 𝗜𝗻 𝗔𝗹𝗹 𝗠𝘆 𝗪𝗮𝘆 𝗦𝘂𝗶𝘁, 𝗩𝗲𝘀𝘁, 𝗮𝗻𝗱 𝗧𝘂𝘅𝗲𝗱𝗼 adalah pemeran utamanya. Dibuat dari campuran beberapa kain premium, setelan jas ini didesain menyesuaikan bentuk tubuh.
 ️️

[ Gambar: STRIPES IN ALL MY WAY SUIT, VEST, AND TUXEDO ]

 ️️
Tak hanya corak garis berwarna putih dan detail pola kain polos, dua saku bilur dan dekorasi kancing kristal di bagian depan jas 𝘥𝘰𝘶𝘣𝘭𝘦 𝘣𝘳𝘦𝘢𝘴𝘵𝘦𝘥nya jua berhasil membuat penampilan tampak unik dan menawan.
 ️️

Penggunaan jas tanpa kemeja memang telah lama menjadi tren, namun 𝗘𝗹𝗲𝗰𝘁𝗿𝗶𝗰 𝘆𝗲𝘁 𝗘𝗰𝗰𝗲𝗻𝘁𝗿𝗶𝗰 𝗦𝗶𝗹𝘃𝗲𝗿 𝗦𝗵𝗶𝗿𝘁 enggan kalah atas pernyataan tersebut.
 ️️
[ Gambar: ELECTRIC YET ECCENTRIC SILVER SHIRT ]
 ️️
Kesan eksentrik dari kemeja berkilau metalik yang diproses dari bahan kain sutra lembut dalam rona abu-abu gelap ini merepresentasikan 𝘗𝘳𝘰𝘮 𝘒𝘪𝘯𝘨 sebagai sosok paling menonjol dalam acara malam perpisahan.
 ️️
Setengah lintasan peragaan busana telah berhasil ia sisir habis. Lantas, ayunan dua tungkai Yada perlahan terhenti di penghujung arena. Tatapannya belum goyah, begitu pula dengan mimik wajah elegan si empunya sorotan.
 ️️
[ Gambar: WALK ]

 ️️
Tungkai kembar diposisikan sejajar dengan bahu, sedangkan lengan kiri refleks menyentuh setelan atas sebagai pose tetap selama sekian sekon. Pergantian sisi tumpuan si tuan jua dilakukan secara perlahan.
 ️️

[ Gambar: POSE I ]

 ️️
Usai agihkan pose, sedikit langkah diambil sebelum tubuhnya berbalik searah jarum jam. Disisirlah setengah lintasan sisanya, masih dengan tempo yang menyesuaikan dentuman indah musik pengiring.
 ️️
[ Video: WALK AFTER POSE ]
 ️️
Selain setelan dan kemeja, aksesoris dan sepatu jua menyita atensi ratusan pasang mata. Terbukti dari 𝗦𝗵𝗶𝗻𝗲 𝗕𝗿𝗶𝗴𝗵𝘁 𝗟𝗶𝗸𝗲 𝗔 𝗗𝗶𝗮𝗺𝗼𝗻𝗱 𝗧𝗶𝗲 yang berhasil membuat penampilannya semakin lengkap.
 ️️

[ Gambar: SHINE BRIGHT LIKE A DIAMOND TIE ]
 ️️
Bahan kain poliester dengan takaran warna yang sepadan menjadikan dasi ini bak aksesoris multifungsi yang dapat dikenakan tanpa mempertimbangkan pengguna, acara, tempat, dan waktu.
 ️️

Sama halnya dengan 𝗚𝗹𝗼𝘄𝗶𝗻𝗴 𝗶𝗻 𝘁𝗵𝗲 𝗗𝗮𝗿𝗸 𝗦𝗵𝗼𝗲𝘀 yang tengah membalut tapak kakinya dengan apik. Kilau metalik rona abu-abu terang pada sepatu ini tak kalah hebat dengan peran aksesoris.
 ️️
[ Gambar: GLOWING IN THE DARK SHOES ]
 ️️
Sepatu dengan klip yang membentang di area kerahnya dan sentuhan tali karet putih elastis yang menghiasi punggung kaki ini dilengkapi dengan sol yang dapat meredam tekanan, sehingga terasa nyaman ketika dikenakan.
 ️️

Hentakan kaki menyusuri landasan pacu hingga membawa si putra sulung tiba di pangkal arena. Langkah kembali dihentikan, kemudian raganya berbalik melawan arah jarum jam.
 ️️
Diberilah pose yang tampak lebih leluasa sebelum ia kembali ke belakang panggung. Lengan kanan sedikit terangkat dibarengi senyum tipis yang terlukis jelas pada parasnya.
 ️️
[ Gambar: POSE II ]
 ️️
Usai dirasa puas dengan aksi peragaan busananya, Yada meninggalkan arena tanpa merasakan kekurangan. Pembawaan elegan nan menawan terus dibawa hingga ia benar-benar memasuki ruangan di belakang panggung.
 ️️
Tak jarang ia beri kalimat apresiasi diri meski hanya diucapkan dalam benaknya sendiri.
 ️️
“𝘞𝘩𝘢𝘵 𝘢 𝘨𝘳𝘦𝘢𝘵 𝘫𝘰𝘣.”
 ️️
Selesai.