⠀⠀⠀⠀Hilangnya Al-Zauhyar, kelompok arkeolog lokal di gurun barat Mesir beberapa kali masih jadi perbincangan. Meneliti salah satu reruntuhan kuno terlarang membuat kelima orang tersebut dikabarkan tidak dapat kembali sebab bencana alam. Khnurn Zuhair adalah nama pemimpin dari para arkeolog yang dicari-cari, termasuk satu-satunya yang masih hidup setelah tertimbun seratus tahun lamanya. Munculnya sang Khnurn membuat beberapa peneliti tertarik padanya. Tubuhnya masih utuh, tanpa luka. Kulitnya tidak menua, berbeda dengan mereka yang sudah hidup ratusan lamanya. Namun, hanya satu yang berbeda. Sang Khnurn tidak dapat mengenali siapa dirinya sebab korosi di dalam reruntuhan yang menggerogoti sebagian otak kepala. Para peneliti memilih untuk tutup mulut, hidupnya kembali Khnurn Zuhair dijadikan berita tertutup sebab namanya yang sudah terlampau buruk. Sang Arkeolog kini benar-benar kembali dengan nama baru serta kehidupan baru, Saih Adskhan.
Saih Adskhan, ajaibnya meski tahun terus berganti, postur tubuhnya masih sama, bentuk kulitnya masih sama, usianya tetap tiga puluh tahun sama seperti sebelum-sebelumnya. Peneliti berkata kekebalan tubuhnya bermutasi dan bahkan sudah berhenti bekerja sebab terkurung seratus tahun lamanya. Namun, ada satu rahasia yang tidak dapat dikatakan sang Arkeolog pada seluruh peneliti bahwa selama seratus tahun hidupnya di bawah reruntuhan, dia telah melepaskan segel dari salah satu patung berisi sesosok Iblis yang selalu menemaninya. Entah sampai kapan hidupnya seolah terhenti, mungkin ketika Saih benar-benar mati.
✡✡✡
⠀INFORMASI UMUM.
Nama Lengkap:
⠀Saih Adskhan
Tempat Lahir:
⠀Giza, Mesir
Tanggal Lahir:
⠀22 Maret
Jenis Kelamin:
⠀Laki-laki
Usia:
⠀30 Tahun
Pekerjaan:
⠀Arkeolog, penulis
⠀KEPRIBADIAN & PENAMPILAN.
Ketika kalian pertama kali melihat Saih, mungkin kalian akan berpikir kalau dia adalah sosok yang pendiam, dingin, dan tidak mudah diganggu. Saih lebih suka menganalisa dan berpikir sebelum berbicara. Meski sudah berusaha hati-hati sekalipun, terkadang perkataannya terdengar kasar karena dia tidak pernah ragu dalam berkomentar. Perfeksionis, selalu mementingkan diri sendiri dan kerap kali terlihat serius. Keras kepala, tidak mudah mengalah sampai apa yang dia mau dia dapatkan. Termasuk tamak dalam pengetahuan, dia senang mengetahui banyak hal baru. Meski begitu, jika kalian sudah mengenal dan berbicara banyak hal dengan Saih, dia termasuk seseorang yang hangat dan dapat berbicara panjang lebar.
⠀Berbicara soal penampilan, Saih tidak memiliki pakaian atau penampilan khusus. Dia menyukai warna biru, dan kalian mungkin akan sering melihatnya memakai warna tersebut. Saih memiliki rambut ungu yang bergelombang. Kulitnya putih pucat, dengan mata kemerahan dan kuning di sekitar pupilnya. Tingginya sekitar 187cm dengan berat badan 76kg.
⠀TRIVIA.
- Tujuan hidupnya saat ini hanya bekerja dan berkelana. Sekaligus mencari rekan-rekannya yang mungkin saja masih hidup sama seperti dirinya. Meski pastinya rupa mereka sudah berbeda, sih.
- Tidak bisa merasakan lapar, tetapi Saih selalu menjaga nutrisinya dengan makan buah dan minum air putih.
- Dengan bangganya berkata bahwa dia ahli dalam memanah.
- Rajin berolahraga. Hasilnya dapat dilihat dari otot-ototnya yang terbentuk.
- Selain menulis, hobinya adalah membaca.

