بسم الله الحمن الرحيم

STATEMEN PEMERINTAH NEGARA ISLAM INDONESIA

(Komandemen Tertinggi APNII)

Nomer: 13 Tahun 2017

MUSUH MUSLIM ROHINGNYA ADALAH MUSUH KAMI

Innalillahi wainna ilaihi raajiuun, wahai penguasa Myanmar dan alat-alat kekuasaannya serta kaum musyrikin Budhis laknatullah, kalian telah melakukan kejahatan kemanusiaan yang sangat luar biasa atas kaum muslim Rohingnya. Dengan wajah bengis kalian telah mengusir kaum muslim Rohingnya, sehingga mereka terlunta-lunta di tengah samudera tak bertepi. Tanpa memilah dan memilih, kalian telah membantai, mencingcang, dan membunuh dengan sadis anak-anak, wanita, orang tua renta dan umumnya kaum muslim Rohingnya. Atas kejahatan kalian, kami yakin akan datang balasan yang setimpal atas kejahatan kalian. Jika kaum muslim Rohingnya saat ini menangis, kalianpun akan menangis; jika kaum muslim Rohingnya merasakan kepedihan, kalianpun akan mengalami kepedihan; jika kaum muslim Rohingnya terusir, kalianpun akan terusir; jika kaum muslim dibunuh, dicincang, dibantai, kalianpun akan mengalami hal yang sama; kecuali bagi mereka yang bertaubat kepada Allah SWT dengan taubat yang sebenar-benarnya.

Wahai penguasa Myanmar, Aung San Suu Kyi; anda adalah salah seorang peraih nobel perdamain, sungguh sangat paradok dengan apa yang terjadi di saat anda berkuasa atas negeri Myanmar. Sebagai aktifis perdamaian, tentu anda tahu bahwa setiap manusia yang lahir di muka Bumi dimanapun ia berada, ia mempunyai hak hidup, hak untuk tumbuh dan berkembang, karena alam semesta dan segala isinya, diciptakan Allah SWT diperuntukan bagi manusia. Karena itu, kami Pemerintah Negara Islam Indonesia menyerukan kepada anda selaku pribadi maupun selaku pemerintah Myanmar, dan kepada alat-alat kekuasaan anda, serta kepada kaum musyirikin Budhist di negeri anda untuk bertaubat dan menghentikan kejahatan yang sedang kalian lakukan atas kaum muslim Rohingnya. jika anda mengabaikan seruan kami, ketahuilah bahwa Allah SWT sangat berkuasa untuk memberikan pembalasan; dan kami, Ummat Islam Bangsa Indonesia yang bernaung dalam Panji Merah Putih Bulan Bintang adalah tangan-tangan Allah SWT. Jika Allah SWT telah menggerakkan tangan-Nya, kalian akan binasa, dan itu pasti jika kalian tidak bertaubat.

Wahai kaum muslim Rohingnya, kami Ummat Islam Bangsa Indonesia adalah saudara kalian. Air mata kalian adalah air mata kami, darah kalian adalah darah kami, nyawa kalian adalah nyawa kami, kepedihan kalian adalah kepedihan kami, penderitaan kalian adalah penderitaan kami, musuh kalian adalah musuh kami. Apa yang kalian rasakan, kamipun merasakan, semoga Allah SWT mempertemukan kita di medan jihad untuk melawan kejahatan pemerintah Myanmar dan alat-alat kekuasaannya serta kaum musyrikin Budhist laknatullah.

Wahai kaum muslim Rohingnya, kami yakin kalian sudah mengerti, bahwa yang maha mampu memberikan pertolongan kepada kalian adalah Allah SWT. Tetaplah dengan keyakinan itu,walau harus ditebus dengan darah dan nyawa. Janganlah kalian bergeser dengan keyakinan itu walau hanya satu millimeter. Dan kami yakin, kalian cukup mengetahui, bahwa shabar dan shalat adalah penolong bagi setiap mukmin, karena itu jadikanlah shabar dan shalat sebagai penolong. Kalau kita berbicara hakikat, sesungguhnya bencana yang menimpa kita adalah ujian dari Allah SWT untuk membentuk kualitas kita sebagai muttaqien, shalihin, dan shabirin. Walau agak berat untuk dikatakan, tapi kami melihat secara hakikat, bahwa sesungguhnya Allah SWT sedang berbuat untuk membalik keadaan. Selama beberapa dasa warsa ini, apa yang diperbuat kaum muslim di berbagai belahan bumi untuk kebangkitan Islam, termasuk di Indonesia senantiasa distigmakan sebagai sebagai gerakan kaum fundamentalis, radikalis, dan terrorist. Kini, apa yang terjadi di Myanmar adalah kenyataan yang sesungguhnya, bahwa terrorist itu bukan muslim.

Wahai ummat Islam dan umumnya kaum muslim Indonesia, walaupun bersifat wajib kifayah dalam membantu muslim Rohingnya, marilah kita bantu saudara kita, semampu yang dapat kita lakukan dengan seizin Allah. Dan tetap konsentrasi dalam melaksanakan wajib ‘ain di Indonesia, karena kitapun masih dalam keadaan tertindas, secara ideologis, politis, ekonomis, dan sebagainya oleh pemerintah Republik Indonesia yang kini berhaluan komunis. Semoga Allah SWT memandaikan dan memampukan kita dalam melaksanakan wajib suci, bagi wujudnya peradaban Islam dan lenyapnya peradaban jahiliyah di muka bumi.

Allahumma anjilmustadh’afiina minalmukminiina fii rohingnya, Allahumma anshurul muslimiinal mustadh’afiina fii kulli makaan, allahummasdud watha’ataka ‘alaa a’ada’iddien minal kaafirina wadhalimiina fii rohingnya wafii kullli makaan. Walhamdulillairabbil ‘aalamiin.

Mardlatillah,

10 Dzulhijjah 1438 H

01 September 2017 M

KOMANDEMEN TERTINGGI APNII

a.n. Imam/Plm.T.APNII

Kepala Staf Umum

(Mujadid Abu Qital)

 

 

Di Publikasikan oleh:

Majelis Penerangan Negara Islam Indonesia

(Abdullah)