
ㅤㅤ
Contoh kata:
- Anjay, Anjing, Anjir, Anjrit, Babi, Bacot, Bajingan, Banci, Bangsat, Bego, Bejad, Brengsek, Bulol (bucin tolol), Geblek, Gila, Goblok, Idiot, Jablay, Keparat, Kontol, Kunyuk, Lonte, Mampus, Memek, Monyet, Ngentot, Ngewe, Perek, Sarap, Setan, Sialan, Sinting, Tai, Tolol, dan lain sebagainya.
ㅤ
Contoh penggunaan:
- "Monyet lu,"
- "Aku mau beli monyet."
- Penjelasan: Penggunaan kata 'monyet' pada kedua kalimat di atas memiliki dua konteks yang berbeda. Makna 'monyet' pada kalimat pertama bersifat sebagai umpatan, sementara kata 'monyet' pada kalimat kedua merupakan nama jenis binatang. Sehingga kalimat dengan konteks yang serupa dengan kalimat pertama akan lebih baik jika tidak digunakan.
- "Ah, masa bodoh."
- "Bodoh banget lu, gitu aja nggak bisa."
- Penjelasan: Penggunaan kata 'bodoh' pada kedua kalimat di atas memiliki dua konteks yang berbeda. Kata 'bodoh' pada kalimat pertama merupakan gabungan frasa yang memiliki makna lain yang tidak berkonteks kasar, sementara kata 'bodoh' pada kalimat kedua merupakan contoh umpatan kepada seseorang. Sehingga kalimat dengan konteks yang serupa dengan kalimat kedua akan lebih baik jika tidak digunakan.
- "Anjrit, lupa password."
- "Mampus, salah reply."
- "Ngakak banget anjir, makanya jadi orang jangan bulol-bulol amat."
- Penjelasan: Penggunaan kata anjir, anjrit, mampus, dan bulol (bucin tolol) pada kalimat di atas memang bukan merupakan kalimat yang memiliki konteks negatif. Namun kata diutarakan tetap memiliki makna negatif, sehingga akan lebih baik jika kata-kata tersebut tidak digunakan.
All Rights Reserved by Specialized Auror Squad