SMS/WA.0813-9856-1848 Disini Jual Madu Hitam Pahit Di Jakarta | Cara Menangani Serangan Jantung
Sakit jantung merupakan kondisi darurat media di mana terjadi pemutusan atau penghentian peredaran darah yg membawa oksigen ke jantung. Kondisi ini dapat merusak otot jantung karena tidak mendapat suplai oksigen, dan bisa menimbulkan kematian.
Semakin cepat pasien tiba di rumah sakit, hasrat hidupnya semakin besar dan risiko kerusakan jantung semakin menurun. Pada banyak kasus, penderita sakit jantung terlambat memperoleh pertolongan dan meninggal sebelum tiba di rumah sakit. Pada umumnya pasien menunggu tiga jam atau lebih sebelum akhirnya mencari pertolongan untuk menangani sakit jantung yg muncul.
Cepat mengenali gejala
Gejala sakit jantung berbeda pada tiap orang, tergantung usia, jenis kelamin, dan tingkat keparahannya. Pengidap diabetes, wanita, dan lansia bisa mempunyai gejala yg berbeda dari umumnya.
- Untuk menunjukkan pertolongan pertama pada sakit jantung, kenali tanda-tanda yg mengindikasikan seseorang merasakan serangan.
- Dada terasa nyeri, tertekan, atau sesak selama beberapa menit, menetap atau hilang timbul. Rasa sakit ini dilatarbelakangi penyempitan peredaran darah ke otot jantung.
- Nyeri dada dapat menjalar ke lengan, pundak kiri, punggung, leher, rahang, tulang dada, dan tubuh bagian atas.
- Mual, muntah, nyeri ulu hati, dan gangguan pada sistem pencernaan.
- Tubuh terasa sangat lemas dan pusing.
- Keluar keringat dingin.
- Sesak napas.
- Detak jantung cepat atau tidak beraturan.
- Adanya perubahan status mental.
Jika anda sendiri yg merasakan sakit jantung, hindari mengemudikan kendaraan sendiri ke rumah sakit. Minta orang lain atau panggil ambulanss untuk membawa anda.
Cara menunjukkan pertolongan
Penting untuk mengetahui pertolongan pertama sakit jantung. Jika seseorang tiba-tiba merasakan sakit jantung, hal pertama yg perlu di lakukan merupakan:
- Pasien harus duduk beristirahat dan berperjuangan tetap tenang. Ia dapat duduk di kursi, di lantai, atau menyandarkan diri pada dinding. Duduk di lantai membentuk mereka lebih tidak berakibat merasakan cedera jika pingsan.
- Longgarkan semua pakaian.
- Jika sudah pernah diresepkan obat nitrogliserin sebelumnya oleh dokter, segera berikan. Caranya pemberiannya dengan meletakkan tablet di bawah pengecap.
- Jika pasien tidak mempunyai riwayat perdarahan atau pun alergi, pasien dapat diberikan aspirin 325 mg untuk dikunyah. Hindari menunjukkan apa pun melalui lisan, kecuali nitrogliserin atau obat lain yg sudah pernah diresepkan sebelumnya.
- Segera hubungi usaha gawat darurat/ugd atau rumah sakit terdekat.
- Segera lakukan rjp (resusitasi jantung paru) setelah menghubungi usaha gawat darurat/ugd, jika pasien tidak sadar atau tidak meresponss. Lakukan rjp lebih dulu selama satu menit sebelum mengontak ugd jika pasien merupakan balita atau anak-anak.
- Panggil bantuan terdekat jika anda merasa panik. Tetapi jangan sekali-sekali meninggalkan pasien sendirian.
- Berikan persuasi positif sambil menunggu ambulanss datang.
Jangan menunggu hingga gejala berlalu untuk memanggil bantuan. Juga jangan membujuk pasien untuk menganggap bahwa indikasinya merupakan hal biasa.
Di rumah sakit, dokter ugd akan memeriksa dan melaksanakan tes mirip tes darah untuk memantau enzim jantung, rontgen dada, dan elektrogardiogram (ekg) untuk mengetahui apakah nyeri dada benar alasannya penyakit jantung atau penyakit lain. Penderita sakit jantung harus segera memperoleh pertolongan secepatnya di rumah sakit dalam waktu 90-120 menit atau 2 jam setelah muncul gejala. Pertolongan di rumah sakit sedini mungkin untuk memperbaiki peredaran darah jantung bisa di lakukan dengan prosedur pci (percutaneous coronary intervention) atau angioplasti.
Untuk mencegah terjadinya sakit jantung, orang dengan penyakit jantung harus berhenti merokok maupun mencerna minuman memabukan, serta mempertahankan tingkat tekanan darah, gula darah, dan kolesterolnya tetap normal. Penting untuk konsumsi makan sehat dan olahraga teratur, serta mempertahankan agar berat badan tetap normal.
