JustPaste.it

          Pada pagi yang cerah Idin memulai pekerjaannya sebagai supir Truck. Idin terus bekerja dan Siang dan malam hingga akhirnya dia selesai mengantarkan Container box pada sebuah pabrik di daerah Gurun. hingga pada pukul 15:30 Idin menyempatkan diri untuk datang ke sebuah tempat makan di dekat pedesaan tersebut. Pada Sore hari yang sedikit berawan itu Idin pergi ke tempat makan tersebut untuk makan siang, Awalnya semua lancar hingga sesampainya Idin  di tempat makan tersebut Idin dikejutkan oleh dua Orang perampok yang menodongkan senjata ke arahnya. Awalnya Idin mengira itu hanya gertakan semata dan pelaku hanya menodongkan senjata mainan, Idin pun pura-pura terkejut dan karena sedang membawa uang yang lumayan banyak pada saat itu Idin pun menolak di geledah oleh pelaku tersebut dan Idin memilih melarikan diri dari kedua pelaku tersebut Hingga pada akhirnya pelaku menembakan peluru ke arah langit-langit tetapi Idin berfikir; "Pintu keluar sudah dekat lebih baik kabur dari pada harus menyerahkan uangku kepada mereka" tetapi nasib berkata lain, Pelaku ternyata tidak segan-segan melukai korbannya dan Idin-pun di tembak di bagian tubuhnya dan juga kepala, Darah berceceran di lantai-lantai rumah makan tersebut. Pemilik tempat yang ketakutan memilih melarikan diri melalui pintu dapur. Pada akhirnya uang dan barang berharga Idin di rampas oleh para pelaku dan Idin pun tewas di tempat dengan keadaa yang mengenaskan. Pelaku yang kewalahan memilih untuk membuang jasadnya di laut. Mereka pun membawa jasad Idin menggunakan mobil dan membawanya ke sebuah jembatan dan melemparnya ke dasar laut. dan hingga beberapa bulan kemudian jasadnya di temukan oleh seorang nelayan yang sedang menjaring ikan di laut dan jasad itu sudah dalam keadaan yang sulit untuk di kenali.