Biografi Tergopoh-gopoh Proklamator Bapak Soekarno

Hisab masyarakat Nusantara, nama Soekarno tidak ada yang tidak mengenalnya. Soekarno terkenal sederajat bapak proklamator Indonesia yang sangat dikagumi oleh seluruh masyarakat Nusantara bahkan kelompok dunia. Jadi banyak yang ingin menyidik lebih paparan mengenai biografi Soekarno yang sangat menginspirasi mulai dari pidato-pidatonya yang dapat membakar spirit dari anak-anak muda semasa.

Bahkan hingga saat ini, makna dari khotbah Soekarno ini masih banyak yang menyukai dan menunjuk semangat dari generasi ke generasinya. Kecuali sebagai rama proklamator, Soekarno yang yaitu presiden baru di Indonesia. Bukan seharga itu Soekarno adalah satu diantara pemimpin yang sangat disegani oleh pemimpin-pemimpin Negara di dunia dalam saat ini.

biografi soekarno tepatnya di Blitar dengan nama aslinya yaitu Koesno Sosrodiharjo. Sejak mungil Soekarno ialah anak yang berprestasi ditinjau dari penguasaan kaidah yang begitu banyak sehingga Soekarno dikenal olehkarena itu kecerdasannya pada kancah jagat. Soekarno yang sering dipanggil Bung Karno ini memiliki istri yang bernama Fatmawati, hartini, & Ratna Sari Dewi.

Dari istri yang pertama yaitu Fatmawati, punya anak bernama Guntur, Megawati, Rachmawati, Sukmawati dan Guruh. Dari Hartini memiliki budak bernama Taufan dan daripada istri yang ketiga yakni Ratna Ekstrak Dewi memiliki anak dinamakan Kartika. Beliau menyelesaikan tuntunan di HIS Surabaya, HBS atau Hoogere Burger School, dan THS atau Technische Hoogescholl dalam Bandung. Sira meninggal dalam tanggal 21 Juni 1970 dan dimakamkan di negeri Blitar Jawa timur.

Riwayat hidup Soekarno di masa kecilnya, ia bukan tinggal secara kedua sosok tuanya di Blitar padahal tinggal beserta kakeknya yakni Raden Hardjokromo di Tulung Agung, Jawa Timur. Beliau pernah bersekolah disana meskipun tidak siap karena sira harus mengintil orang tuanya yang sulih ke Mojokerto. Beliau maktab di Eerste Inlandse School di Mojokerto dimana ayah Soekarno bekerja sebagai ketua. Kemudian luang berpindah pondok pesantren pendidikan ke HBS di Surabaya kemudian beliau tinggal di rumah HOS Cokroaminoto ataupun Haji Oemar Said yang merupakan salah satu sahabat daripada ayah Soekarno.