Perjalanan Hidup Pak Jokowi

Joko Widodo atau yang lebih selalu dipanggil Rama Jokowi. Beliau merupakan ketua Republik Nusantara sejak tahun 2015. Beliau tertinggi kembali sebagai Presiden Indonesia pada penetapan presiden yang diadakan tahun 2019 tersebut. Beliau bukanlah seseorang yang terlahir daripada keluarga ningrat. Beliau menyembul dan buntal di kota Solo, Jawa Tengah. Beliau merupakan pemimpin dari 4 bersaudara yang mana ketiga adiknya yaitu perempuan.

Titisan bapak Presiden Jokowi sama halnya secara keluarga yang lain. Kedua orang tua beliau harus bekerja keras untuk dapat membela keluarganya. Bapak dari aba Joko Widodo memenuhi kehendak hidup secara berdagang tiang serta buluh. Sang ibu pun turut hadir membangun untuk mengeraskan pendapatan sehabis tugas di rumah beres. presiden jokowi yang bukan menentu itu membuat wali beliau selalu pindah kontrakan karena gak mampu menutup. Hal berikut dilakukan wali beliau semoga beliau mampu sekolah beserta baik.

Ras Jokowi pun pernah diusir karena penggusuran yang dikerjakan oleh permerintahan sebuah negara. Keluarga sira pun walhasil memutuskan untuk menumpang pada tempat sang paman. Ayah yang tadinya menjual gawang beralih pekerjaan menjadi supir angkot. Setelah sekolah tamat, beliau membangun ibu di swalayan. Keluarga beliau terus berjuang untuk memugar hidup supaya setidaknya bukan menumpang pada tempat paman.

Usaha yang dilakukan ternyata membuahkan hasil. Ayah sira mampu mengacu bengkel kayu yang kemudian pada tahun 1980, rama presiden mengekang untuk mengangkat kuliah kompartemen teknologi kayu di Universitas Gajah Mada. Beliau sengaja mengambil sektor tersebut semoga dapat mengabadikan bisnis sang ayah.

Saat di bangku kuliah, sira bertemu dengan ibu Iriana yang kemudian dipersunting menjadi istri sira. Sebelum berprofesi menjadi pemimpin, beliau mendapatkan kepercayaan untuk menjadi walikota Solo sepanjang 2 zaman. Kemudian beliau ditunjuk untuk mewakili PDI dalam pencalonan Gubernur Jakarta. hasil tingkah laku kerasnya mengangkat beliau untuk mencalonkan diri sebagai presiden Republik Nusantara. Pada penetapan kedua berikut, beliau pula terpilih balik menjadi kepala negara RI. Memandang perjalanan kehidupan bapak kepala Jokowi yang bukan mudah mengisyaratkan kita untuk terus membanting tulang jika ingin menggapai tumpuan.