JustPaste.it

Character Development Form #4

OCCUPATION

 

Apa pekerjaan karakter saat ini? Anggota Diedame

  • Kenapa karakter memilih pekerjaan tersebut? Katakanlah Seol naif, tapi ketika berusia empat tahun, ia sempat berkunjung ke gedung BM dan melihat beberapa trainee wanita yang sedang berlatih. Saat itu, ia menganggap para trainee tersebut keren dan... sejak saat itu pula ia bercita-cita menjadi seorang idol. Sesederhana itu. Pun karena sang Ayah memiliki agency juga koneksi ke banyak pihak di dunia hiburan, jalannya meraih cita-cita tersebut semakin dimudahkan. Merasa tak ada halangan, tak pernah sekalipun Baek Seol berubah pikiran. Ketika tawaran debut datang, dengan cepat ia terima. 
  • Kapan karakter memulai pekerjaan tersebut? 23 Oktober 2020, tanggal bersejarah karena pada saat itulah karir Diedame dimulai. Grup tersebut debut dengan merilis album dengan lagu utama berjudul 'After School'. Respon publik bisa dibilang baik. Amat sangat baik malah. Hanya dalam jangka waktu setahun, Diedame berhasil menyabet banyak penghargaan dan menduduki puncak berbagai tangga lagu. Monster Rookie kalau kata orang. Saat itulah Baek Seol merasa ia tidak salah pilih pekerjaan.
  • Are they good at it? Kendati banyak yang mencemooh serta meragukan kemampuannya karena hanya melewatkan waktu kurang dari setahun sebagai trainee sebelum resmi debut, skill Baek Seol tak perlu diragukan lagi. Kalaupun ia tak pernah menerima kritik pedas selama evaluasi, hal tersebut bukan semata-mata karena para trainer segan pada Ayahnya yang notabene adalah pemilik agensi. Semenjak berusia empat tahun, Baek Seol telah mendapat pelajaran privat bernyanyi dan menari. Sang Ayah sengaja mendatangkan para pelatih untuk memberi kelas privat untuk putrinya di rumah karena tidak mau mengganggu pendidikan Baek Seol. Maka tak heran jika ia selalu mendapat pujian 'kan? Ia telah giat berlatih tiap hari semenjak kecil.

Siapa teman terdekat karakter di lingkup pekerjaannya? Oh Bitna

  • Bagaimana mereka bertemu? Mereka berdua bertemu saat masih sama-sama berstatus sebagai trainee. Kala itu adalah hari pertama Baek Seol diperkenalkan kepada trainee lain. Diantara banyaknya remaja yang berada dalam ruang latihan, Oh Bitna adalah satu-satunya yang menyambut dengan senyum.
  • Mengapa mereka bisa berteman baik? Banyak rumor tak sedap beredar tentangnya. Mayoritas dibuat oleh para trainee yang merasa iri dan terancam akan keberadaan Baek Seol. Entah bagaimana statusnya sebagai putri pemilik agency diketahui trainee lain. Tambahkan fakta ia selalu mendapat feedback baik pada evaluasi mingguan, juga tak pernah mendapat teguran tegas dari para trainer. Oh Bitna adalah satu-satunya trainee yang menurut Baek Seol seolah tak pernah peduli dengan hal-hal tersebut. Gadis itu selalu memperlakukannya dengan amat baik tanpa mempedulikan rumor yang ada.

Siapa saingan karakter di lingkup pekerjaannya? Flaries

  • Mengapa? Diedame dan Flaries debut dalam selang waktu yang... bisa dibilang lumayan berdekatan. Kendati konsep yang diusung berbeda, Baek Seol tetap saja merasa grup tersebut adalah saingan yang bisa mengancam popularitas Diedame ke depannya. Flaries tercipta dari survival show. Para penonton merasa menjadi 'pemilik' grup tersebut, mereka sendiri yang memilih anggotanya. Tak heran dalam waktu singkat popularitas Flaries langsung meledak. Jika tak ingin 'tenggelam', tentu Baek Seol dan Diedame harus bekerja lebih keras untuk mempertahankan popularitas mereka 'kan?
  • Bagaimana mereka bertemu? Baek Kyung memberi saran kepada Baek Seol untuk menonton konser debut Flaries kala itu. Ayahnya berkata mungkin ada hal-hal yang bisa ia pelajari dari Flaries. Terbukti, karena Flaries debut dengan lagu bertema girl crush banyak ekspresi serta aksi panggung yang dipelajari oleh Baek Seol kala itu berhubung selama ini Diedame tak pernah mencoba konsep girl crush. Pada suatu acara musik pun ia pernah melakukan kolaborasi dengan salah satu anggota Flaries; Jenny, dan terpukau dibuatnya.

Bagaimana hubungan karakter dengan :

  • Sesama pekerja di lingkup pekerjaannya? Dulu, mungkin impresi orang-orang terhadapnya tidak begitu baik. Terkadang karena merasa 'lebih bisa', Baek Seol enggan membuang waktunya lama untuk mengulang latihan jika ada salah satu personel yang belum mampu atau belum sempurna dalam melakukan bagiannya. Namun kini ia sedang mencoba memperbaiki hal itu. Berusaha lebih sabar dan tidak menempatkan dirinya diatas yang lain. Lebih dari itu, Baek Seol adalah figur yang bisa diajak bekerjasama. Ia selalu berusaha menampilkan yang terbaik agar tidak mengecewakan rekan sejawat.
  • Subordinate atau juniornya? Bukan orang yang gila hormat. Lagipula ia pernah ada di posisi para trainee yang menanti waktu debut tanpa kepastian. Untuk apa bersikap sombong? Baek Seol akan memperlakukan para junior selayaknya teman. Mengobrol, makan bersama, ia juga tak akan segan memberikan tips pada mereka. Secara umum, hubungan Baek Seol dengan para juniornya bisa dibilang baik. Acap kali berpapasan dengan para trainee di agensi, ia tak akan segan menjadi yang pertama menyapa.
  • Supervisor, senior, atau bosnya? Karena atasan tertinggi Baek Seol adalah Baek Kyung yang notabene adalah ayahnya dan tidak pernah bisa bersikap objektif terhadap sang putri... mari kita bahas saja Im Narae sebagai 'pengawas' gadis itu. Bisa dibilang hubungan Baek Seol dengan sang manager tidak terlalu baik. Ia merasa Narae terlalu mengekang, terlalu mengatur, terlalu cerewet. Namun saat kejadian di malam natal, saat dimana Baek Seol mengetahui fakta ia adalah anak pungut dan jatuh ke titik terbawah, Narae, secara mengejutkan, adalah orang yang mendengarkannya dengan sabar dan menghiburnya. Perlahan, hubungan keduanya pun membaik.

Apakah ada rumor/gosip yang beredar tentang karakter di lingkup pekerjaannya? Ada

  • Jika ada, apa? Apakah karakter tahu tentang rumor/gosip tersebut? Jika tahu, bagaimana karakter menanggapinya? Di awal debut, rumor yang beredar adalah perihal dirinya bisa mendapat tempat di Diedame hanya karena semata-mata adalah putri dari CEO agensi. Kendati setiap evaluasi Baek Seol selalu berhasil menampilkan performa terbaik dan mendapat pujian dari para trainer, trainee yang lain selalu beranggapan para trainer takut terhadap Baek Kyung. Mereka menutup mata pada fakta bahwa Baek Seol memang pantas menjadi bagian Diedame karena skill nya sendiri. Baek Seol tahu tentang hal tersebut namun dia tidak pernah benar-benar peduli. Kesal? Memang. Namun ketimbang marah, hal tersebut membuatnya terus berlatih keras untuk membuktikan dirinya memang pantas berdiri di atas panggung walau baru menjalani masa trainee kurang dari setahun. Belakangan juga berhembus rumor dirinya sedang menjalin hubungan dengan Min Jitae, kakak kandung dari Min Jia, sesama personel Diedame. Yah, walau jelas hal tersebut nyatanya bukan sekedar rumor belaka. Baek Seol jelas tahu soal gosip tersebut. Ada satu akun di forum yang pernah mengangkatnya. Namun lagi-lagi ia bersikap apatis. Untuk rumor kedua, BM sedang berusaha menghilangkan desas-desus tersebut dari telinga publik dengan banyak memasangkan Baek Seol dengan Choi Minjun di banyak project. Kenapa malah menutupi rumornya lewat pairing dengan Choi Minjun? Baek Seol dan Choi Minjun telah bersahabat sejak SMA. Bahkan di awal debut Diedame, foto-foto kebersamaan mereka telah banyak beredar di kalangan penggemar. Mungkin karena hanya berlabel 'sahabat', para penggemar tidak merasa keberatan soal itu. Malah tidak sedikit dari mereka mencoba 'memasangkan' Baek Seol dan Choi Minjun karena dirasa cocok. Karena itu BM merasa mengangkat pairing MinSeol adalah cara tercepat untuk menutup rumor kencan Baek Seol dengan Min Jitae.

Momen yang paling berkesan di lingkup pekerjaannya : Tentu konser debut Diedame adalah momen yang paling berkesan sekaligus tidak akan pernah Baek Seol lupakan dalam hidupnya. Untuk kali pertama tampil di atas panggung sebagai bintang utama, bukan lagi penari latar. Untuk pertama kali menyanyikan lagu yang memang diciptakan untuknya. Melihat orang bersorak-sorai mengelukan namanya dan Diedame. Segala letih karena berlatih tanpa henti siang malam untuk mempersiapkan konser tersebut terbayar sudah ketika melihat senyum para penggemar juga orang tersayang yang menonton.

Momen yang paling memalukan di lingkup pekerjaannya : Sejauh ini belum ada 

Apakah karakter ingin mencoba pekerjaan lain? Tidak

  • Mengapa? Sejak kecil, menjadi idol adalah cita-cita terbesar Baek Seol. Pun karena sang Ayah bekerja sebagai pemimpin dari sebuah agensi hiburan dan seringnya ia bergaul dengan para entertainer, matanya seolah tertutup, tak dapat melirik profesi lain. Menjadi pemimpin perusahaan seperti Appa ia rasa membosankan. Menjadi model juga monoton karena hanya bisa berpose di depan kamera dan panggung titian. Menjadi aktris akan melelahkan karena itu berarti ia harus bisa beradaptasi dengan berbagai peran yang didapat. Sementara idol... menyanyi dan menari adalah hobinya sejak kecil. Bekerja sambil menjalankan hal yang ia sukai... rasanya sempurna?

Gaya hidup yang dilakoni : Mungkin kalian tidak heran melihat para idol bersliweran dengan barang bermerek menempel pada tubuh mereka. Tahukah kalian mayoritas barang tersebut hanyalah endorse? Atau kado orang tahun dari para penggemar loyal? Beruntung memiliki orangtua dengan penghasilan cukup bahkan cenderung berlebih. Sejak kecil, barang-barang branded bukanlah sesuatu yang asing bagi Baek Seol. Tak sedikit branded items yang ia kenakan memang miliknya pribadi. Tidak heran sebab Baek Kyung memberinya black card. Bukan sesuatu yang berlebihan bagi Baek Kyung mengingat fakta bahwa seorang idol memiliki banyak jadwal yang harus dijalani tiap harinya. Mulai dari tampil di acara musik, syuting iklan, pemotretan, tampil di variety show, wawancara majalah, persiapan konser. Rutinitas tanpa henti. Sebuah black card dianggap Baek Kyung hanya hadiah kecil, setidaknya untuk menjaga mental health sang putri, lebih-lebih dia tahu Baek Seol suka berbelanja.

 

PERISTIWA, KEJADIAN, & PERKEMBANGAN

 

  1. 12 November : Atas saran sang Ayah, Baek Seol datang menonton konser debut Flaries. Baek Kyung berkata ada baiknya ia menonton penampilan grup lain dengan seksama untuk mempelajari hal-hal yang masih kurang pada dirinya. Saat itu, ia langsung menyadari bahwa Flaries adalah 'ancaman'. Entah karena konsep yang diusung atau bukan, masing-masing member nampak sangat berkharisma di atas panggung. Basis penggemar grup tersebut juga besar karena merupakan jebolan survival show. Eit, namun jangan kira hal tersebut membuat Baek Seol 'memusuhi' Flaries, ya. Fakta-fakta tadi ia jadikan motivasi untuk berlatih lebih giat, menolak turun pamor dan kalah dari Flaries.
  2. 16 November : Sesi tanda tangan Diedame berkolaborasi dengan Laneige untuk para penggemar beruntung sekaligus konsumen produk kecantikan itu. Lama tak berinteraksi langsung dengan penggemar membuat Baek Seol dan tentunya anggota Diedame lain merasa sangat bersemangat. Lebih-lebih tingkah penggemar yang terkadang di luar dugaan. Lelah yang ada seketika hilang, diisi oleh energi dan cinta dari para Gardien.
  3. 18 November : Berhubung memiliki waktu luang, Baek Seol menggunakan kesempatan tersebut untuk berjalan-jalan di taman dekat Seoul Writes untuk menikmati udara segar. Di tengah 'pengembaraannya', seorang nenek datang dan meminta tolong pada Baek Seol untuk menjaga kucingnya sementara nenek itu pergi ke toilet. Awalnya, Baek Seol merasa tidak ada masalah. Kendati bukan pencinta hewan, ia tidak merasa keberatan menjaga anak kucing hitam milik si nenek untuk beberapa waktu. Problem datang ketika seekor anak anjing mendekat, membuat kucing dalam dekapannya berlari ketakutan. Terpaksa Baek Seol berlari-lari mengejar kucing tersebut. Beruntung seorang pemuda datang menolong. Namun apes bagi pemuda tersebut. Ternyata yang bersangkutan memiliki alergi bulu kucing. Hanya dalam waktu singkat, wajah pemuda itu memerah, dia pun mulai bersin-bersin.
  4. 20 November : Jadwal individu untuknya. Pemotretan majalah NYLON yang kemudian dilanjut dengan sesi interview. Banyak pertanyaan mengacu pada mimpi, harapan, ambisi, serta karir. Di sesi wawancara itulah Baek Seol sadar kalau ia tidak pernah memikirkan kemungkinan pekerjaan lain untuknya selain menjadi seorang idol. Ia terlalu mencintai profesinya sekarang.
  5. 22 November : Niat hati hanya hendak singgah sebentar di sebuah kedai kopi untuk membeli minuman pembangkit mood. Tak disangka, terjadi sesuatu yang menarik disana. Di Korea ini... mungkin ada belasan hingga puluhan orang dengan nama yang sama. Pada hari itu, kopinya tertukar dengan kopi milik pengunjung lain dengan nama yang sama dengannya; Seol. Tidak sampai terjadi keributan, sih. Karena minuman miliknya belum sempat diminum, ia hanya tinggal menyerahkan kopi tersebut kepada Seol yang lain dan memesan minuman baru.
  6. 23 November : Untuk kali pertama terlibat dalam suatu pekerjaan dengan seluruh artis BM lain. Semangat? Tentu, dong! Kesempatan langka dapat bertemu dengan seluruh artis di agensi itu. Yang membuat Baek Seol lebih senang adalah pertemuannya dengan mantan crush sahabat kentalnya semasa SMA, Choi Minjun. Tak disangka-sangka pemuda itu meninggalkan agensi lamanya dan bergabung dengan BM. 
  7. 24 November : Lagi-lagi masalah kopi. Suntuk menunggu gilirannya tampil di stasiun televisi, ia mengajak Seo Sookyung, stylist yang bertugas menata gayanya pada hari itu untuk membeli minuman di kedai kopi lantai bawah. Yang terjadi di kafe itu... yah, bisa dibilang keributan. Seorang lelaki tak sengaja menumpahkan minuman ke pakaiannya. Tidak, bukan Baek Seol yang marah. Ia sadar ada terlalu banyak mata melihat, tak ingin mengambil resiko dengan mencoreng imej baiknya. Lagipula ia tahu Sookyung membawa banyak pakaian cadangan. Seo Sookyung, secara mengejutkan, mengamuk pada lelaki itu. Ia merasa kerja kerasnya menata busana Baek Seol menjadi sia-sia karena dikotori kopi si lelaki asing. Sempat bersitegang beberapa saat, untung Sookyung akhirnya luluh dengan bujukan Baek Seol.
  8. 29 November : Hari ulang tahun Min Jitae. Beruntung jadwal hari itu dapat diselesaikan dengan cepat. Karenanya Baek Seol berhasil mencuri waktu untuk bertemu dengan sang kekasih. Memang bukan proper date. Demi menghindari kamera paparazzi juga resiko ketahuan penggemar, keduanya hanya menghabiskan waktu di dalam mobil sambil menyantap ayam goreng dan memandangi pemandangan sungai Han di malam hari. Namun bahkan kegiatan sederhana seperti itu pun bisa menjadi istimewa jika kau melewatkannya bersama orang spesial 'kan? 
  9. 1 Desember : Jadwal rekamannya ditunda. Beruntung bertemu dengan Lan Yuan. Keduanya memutuskan untuk menghabiskan waktu bersama di rooftop cafe BM. Bermula dari pertanyaan Lan Yuan pernahkah Baek Seol melanggar peraturan agensi kemudian lanjut tentang bagaimana sanksi yang dikenakan BM untuk artisnya yang berkencan. Konversasi tersebut berlanjut hingga rekomendasi tempat kencan sampai tips bagaimana agar bisa berkencan tanpa tertangkap kamera.
  10. 7 Desember : Bosan berolahraga sendiri di sasana olahraga apartemen atau gedung BM, untuk kali pertama Baek Seol mencoba berolahraga di lapangan Seoulwrites. Ternyata... menyenangkan. Ia tak menyangka dapat menemukan kawanan ahjumma melakukan senam aerobik di tengah lapangan tersebut. Merasa tertarik, akhirnya Baek Seol bergabung. Disana ia berkenalan dengan seorang gadis Jepang bernama Tachibana Tsuki. Lucunya, karena terlalu bersemangat melaku gerakan senam, Tsuki tanpa sengaja merobek celananya. Tidak tega jika gadis itu harus kembali ke apartemennya dengan keadaan celana robek, maka Baek Seol meminjamkan jaketnya untuk Tsuki.
  11. 20 Desember : Malam itu Bitna tiba-tiba saja mendatangi kamarnya. Banyak hal yang mereka obrolkan. Mulai dari persiapan comeback Diedame, kebingungan Seol soal bagaimana caranya memberitahu Jia soal hubungannya dengan Jitae, hingga kerisauan hati Bitna karena kedua orangtuanya yang selama ini menentang keputusan Bitna menjadi idol tiba-tiba saja berkata akan datang ke comeback showcase Diedame.
  12. 23 Desember : Selesai latihan, bukannya langsung kembali ke unit Diedame, alih-alih menuju sebuah pusat perbelanjaan. Oh, tenang, ia sudah meminta izin Im Narae selaku manajernya, kok. Jung Taekwoon sang bodyguard juga dengan setia menemani. Untuk apa ia kesana? Membeli hadiah untuk diikutsertakan pada event secret santa yang diadakan Seoulwrites. Satu hal yang disadari Baek Seol hari itu : Lebih mudah mencari hadiah untuk seseorang yang tidak kau kenal. Buktinya, sudah berminggu-minggu ia berusaha menemukan hadiah sempurna untuk Eomma dan Appa, hasilnya nihil. Sementara untuk sesama penghuni Seoulwrites yang ia bahkan tak tahu namanya hanya butuh waktu satu jam. Mungkin... karena kau tidak mengenal orang itu jadi tidak banyak hal yang kau pertimbangkan?
  13. 24 Desember : Malam natal seharusnya menjadi momen yang dihabiskan bersama keluarga dengan penuh kegembiraan. Yah... awalnya memang begitu. Keluarga Baek menghabiskan sepanjang sore dengan tertawa bahagia. Saling bertukar cerita saat makan malam... hingga akhirnya kepala keluarga Baek berinisiatif mengenang saat-saat indah di masa lalu lewat album foto. Mulanya tak ada yang salah, semua masih berjalan dengan baik sampai Baek Seol tanpa sengaja menemukan sebuah dokumen di lemari penyimpanan Baek Kyung. Dokumen-dokumen adopsi dirinya di sebuah panti asuhan. Terkejut sekaligus tertohok. Amarah Baek Seol pecah karena merasa dibohongi selama ini. Tanpa banyak berkata-kata, ia langsung pergi meninggalkan rumah.
  14. 25 Desember : Padahal hari itu hari natal, namun Baek Seol bangun ketika matahari sudah tinggi dengan wajah yang bisa dibilang... mengenaskan. Mata bengkak dan pipi lengket sebab semalaman menangis. Ketika membuka pintu kamar, ia menemukan beberapa hadiah. Bukan dari penggemar, tetapi hadiah Secret Santa. Berusaha mengusir rasa sedih, Baek Seol langsung membuka kado tersebut satu persatu. Mulanya merasa ia telah baik-baik saja. Namun tak dapat dipungkiri seperti ada sesuatu yang hampa di hatinya. Sendiri, untuk pertama kali Baek Seol merasa seolah ia hidup sendiri di dunia ini.
  15. 26 Desember : Comeback showcase Diedame!!! Setelah vakum kurang lebih satu tahun, akhirnya dia dan personel lain dapat kembali menyapa Gardien dengan lagu baru. Yang lebih spesial, acara itu juga menjadi debut maknae terbaru Diedame, Shin Jisoo. Acara berlangsung dengan lancar. Dia memiliki kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan para penggemar, tidak seperti perayaan satu tahun Diedame yang diadakan daring. Kendati suasana hatinya masih hancur pasca kejadian di malam natal, melihat senyum para penggemar membuatnya merasa sedikit lebih baik.
  16. 27 Desember : Satu hari setelah comeback showcase, Diedame telah disibukkan berbagai jadwal latihan. Berhubung tidak ada music show di hari Senin, para trainer merasa dapat memanfaatkan waktu tersebut untuk memperbaiki kekurangan yang mereka temukan pada penampilan Diedame di showcase. Karena benaknya masih dipenuhi pikiran akan fakta bahwa ia hanyalah anak angkat, Baek Seol tidak bisa berkonsentrasi sama sekali selama latihan. Alhasil, para pelatih menyuruhnya kembali ke dorm untuk beristirahat. Mungkin mendapat laporan dari Bibi Kim yang memang bertugas membersihkan unit apartemen Diedame. Tiba-tiba saja Im Narae datang dan menanyakan kondisinya. Entah mendapat dorongan darimana, disitu Baek Seol menceritakan semua hal yang mengganggu pikirannya. Im Narae, manajer yang dulu dianggap 'musuh' oleh Baek Seol, menjadi satu-satunya orang yang mengetahui fakta bahwa ia adalah anak angkat.
  17. 6 Januari : Salah seorang staff meminjamkan gim VR kepada Baek Seol dan Lee Siwoo untuk mengisi waktu luang mereka. Gim tersebut tampak begitu nyata. Sayang sekali baik Baek Seol maupun Lee Siwoo tidak ada yang lihai bermain gim. Hanya selang berapa menit setelah dimulai, keduanya sudah 'mati'. Mereka bahkan belum sempat memberikan perlawanan pada 'pembunuh' yang terdapat pada gim tersebut.
  18. 10 Januari : Mungkin karena kawan baiknya berubah, secara random Bitna tiba-tiba saja mengajak Baek Seol menyegarkan pikiran ke sauna. Tentu sauna privat di hotel yang menjadi destinasi keduanya, bukan jjimjjilbang umum. Saat tengah bersantai, Bitna membawa kabar mengejutkan. Ternyata leader Diedame itu dijodohkan dengan seseorang. Saat itu pula Bitna bertanya tentang bagaimana Baek Seol bisa dekat dengan Min Jitae atau dengan kekasih-kekasihnya terdahulu. Baek Seol tak yakin dapat menjawab pertanyaan sang kawan sesuai dengan ekspektasi. Ia dekat dengan Min Jitae karena memang tertarik dari awal. Bukan terpaksa dekat seperti Bitna dan tunangannya. Lagipula... Baek Seol juga tak dapat membayangkan bagaimana rasanya dipaksa mengencani orang asing.